Langsung ke konten utama

Gema Penyejuk Hati



Gema Penyejuk Hati
Karya: Eki Putranto Wibowo

Gema itu terdengar lagi
Menyibak tabir gelap yang membelenggu hati
Hati ini serasa bergetar oleh alunan gema yang berkumandang
Cengkokan itu membuat bulu kuduk ini merinding
Kaki ini seraya ingin melangkah ke depan
Menuju sumber gema haluan
Kuturuti langkah ini
Makin ke depan makin keras suara ini
Makin bergetar hati ini
Makin merinding seluruh tubuh ini
Makin … makin … dan makin …
Semakin aku menuruti langkah ini
Semakin selalu ingin kusebut nama-Mu
Terima kasih Ya Allah …

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pramoedya Ananta Toer

      Puisi Pramoedya Ananta Toer PUISI UNTUK AYAH Tidak, Bapak, aku tak akan kembali ke kampung. Aku mau pergi yang jauh (Gadis Pantai. hal. 269) Sebenarnya, aku ingin kembali, Ayah Pulang ke teduh matamu Berenang di kolam yang kau beri nama rindu Aku, ingin kembali Pulang menghitung buah mangga yang ranum di halaman Memetik tomat di belakang rumah nenek. Tapi jalanan yang jauh, cita-cita yang panjang tak mengizinkanku, Mereka selalu mengetuk daun pintu saat aku tertidur Menggaruk-garuk bantal saat aku bermimpi Aku ingin kembali ke rumah, Ayah Tapi nasib memanggilku Seekor kuda sembrani datang, menculikku dari alam mimpi Membawaku terbang melintasi waktu dan dimensi kata-kata Aku menyebut pulang, tapi ia selalu menolaknya Aku menyebut rumah, tapi ia bilang tak pernah ada rumah Aku sebut kampung halaman, ia bilang kampung halaman tak pernah ada Maka aku menungganginya Maka aku menungganginya Menyusuri hutan-hutan jati Melihat rumput-rum...

SAMINISME

                 

Media Menulis Teks Negosiasi