Langsung ke konten utama

Sajak untuk Ibu



Sajak untuk Ibu
Karya: Eki Putranto Wibowo

Kasihmu sejukkan hatiku
Letih dan sukarmu selalu kau,
Tutupi oleh aura suci yang menghiasimu
Jadikanku ceria slalu tuk hari ini dan nanti, Ibu
Biarpun kisut membelenggu wajahmu
Biarpun rambutmu beruban dan berkutu
Biarpun tubuhmu rapuh pilu
Bumi dan langit tak kan sanggup membalas ketulusanmu,
Kau adalah Surga terindah yang slalu memelukku, menghangatkanku
Biarpun kita jauh, tapi  pelukan dan hangatan itu slalu ada untukku
Usiaku yang kian memacu
Di hari-hari berdebu
Oh Ibu … Maafkanlah anakmu
Kata yang slalu kuingin ucapkan padamu
Aku Sayang Padamu Ibu …

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pramoedya Ananta Toer

      Puisi Pramoedya Ananta Toer PUISI UNTUK AYAH Tidak, Bapak, aku tak akan kembali ke kampung. Aku mau pergi yang jauh (Gadis Pantai. hal. 269) Sebenarnya, aku ingin kembali, Ayah Pulang ke teduh matamu Berenang di kolam yang kau beri nama rindu Aku, ingin kembali Pulang menghitung buah mangga yang ranum di halaman Memetik tomat di belakang rumah nenek. Tapi jalanan yang jauh, cita-cita yang panjang tak mengizinkanku, Mereka selalu mengetuk daun pintu saat aku tertidur Menggaruk-garuk bantal saat aku bermimpi Aku ingin kembali ke rumah, Ayah Tapi nasib memanggilku Seekor kuda sembrani datang, menculikku dari alam mimpi Membawaku terbang melintasi waktu dan dimensi kata-kata Aku menyebut pulang, tapi ia selalu menolaknya Aku menyebut rumah, tapi ia bilang tak pernah ada rumah Aku sebut kampung halaman, ia bilang kampung halaman tak pernah ada Maka aku menungganginya Maka aku menungganginya Menyusuri hutan-hutan jati Melihat rumput-rum...

SAMINISME

                 

Media Menulis Teks Negosiasi